Profil

Perkembangan kehidupan masyarakat dewasa ini telah mengarah kepada situasi yang serba cepat berubah. Kemajuan yang didukung oleh berbagai perangkat modern telah menyisakan masyarakat yang tidak siap mengikuti perkembangan menjadi korban perubahan. Permasalahannya, perkembangan kemajuan yang pesat ini tidak bisa dihindari lagi karena konsekwensi dari semakin mengglobalnya ruang dan terbukanya akses informasi yang sangat lebar. Satu satunya pilihan mengatasinya adalah mengimbangi setiap perubahan dengan cara membangun kesiapan masyarakat untuk menghadapinya. Pertanyaannya adalah bagaimana cara mempersiapkan masyarakat untuk mampu menghadapi perubahan tersebut. Sebagian besar masyarakat Indonesia adalah Muslim dan sebagian besar dari masyarakat Muslim tersebut tinggal di daerah perdesaan jauh dari kota yang menjadi pusat informasi dan perubahan. Kebutuhan mendesak yang harus dipersiapkan adalah lahirnya para pemikir sekaligus praktisi Muslim yang siap mendampingi masyarakat untuk memberdayakan dan memperkuat kehidupan serta lingkungannya sendiri dalam menghadapi permasalahan yang muncul akibat perubahan yang serba cepat ini. UIN Yogyakarta, dalam hal ini adalah Fakultas Dakwah, memiliki peran dan posisi yang sangat strategis dalam proses perubahan seperti ini, mengingat adanya ikatan kultur yang sangat kuat antara masyarakat Islam dengan UIN Yogyakarta yang berbasis Islam. Selain itu UIN Yogyakarta telah menjadi tempat tujuan bagi para pemikir keagamaan yang berbasis di perkotaan maupun perdesaan seperti pesantren dan kelompok-kelompok penggerak masyarakat Islam. Paradigma interkoneksitas yang menjadi ruh dari rencana besar pengembangan UIN telah membawa pengaruh positif dan signifikan bagi pengembangan berbagai disiplin ilmu yang tidak mengenal perbedaan di mana UIN telah menjadikan setiap ilmu sebagai alat untuk mendengarkan dengan hormat suara manusia dan alat menyapa alam sebagai ruang utama tempat utama keberadaan manusia yang harus dijaga dan dipelihara. Potensi modal sosial dan nama besar yang dimiliki oleh UIN Yogyakarta serta peluang untuk memberikan sumbangan yang besar bagi kemajuan dan pengembangan masyarakat Islam sudah seharusnya dan mendesak untuk diterjemahkan kedalam program yang nyata sebagai bentuk tanggung jawab sosial keagamaan dan tanggung jawab intelektual yang akan menjadi jawaban atas kurangnya tenaga pemikir dan praktisi yang konsen dalam Ilmu Kesejahteraan Sosial yang memiliki nilai-nilai khusus keagamaan dan ke Indonesiaan. Keunggulan yang ditawarkan oleh program studi Ilmu Kesejahteraan Sosial UIN dalam rangka menjawab persoalan masyarakat Indonesia di atas, baik secara akademis maupun praktis di fokuskan pada penguasaan keilmuan masyarakat Islam dan Ilmu kesejahteraan Sosial, penghayatan nilai-nilai agama dan nilai-nilai lokal serta penguasaan keterampilan dalam praktek kesejahteraan sosial yang diarahkan pada issu mikro dan makro dalam tataran akademis dan praktis.


Iklan
%d blogger menyukai ini: